Perbedaan C3 C4 Dan Cam




Perbedaan Tumbuhan

C4
dan
CAM



A.)



Tumbuhan C4

Tanaman C4 dinamakan demikian karena tumbuhan itu memandu siklus calvin dengan fiksasi zat arang cara bukan yang membentuk fusi berkarbon-empat sebagai produk pertamanya. Beberapa ribu tipe dalam sedikitnya 19 famili menggunakan jalur C4. Di antara tumbuhan C4 yang penting buat pertanian ialah tebu dan jagung, anggota family rumput.

Kerumahtanggaan tanaman C4, terletak dua diversifikasi sel fotosintetik nan jelas berlainan, adalah :

1.

Sengkeran selundang berkas pembuluh

Sel selundang berkas rengkung disusun menjadi kemasan yang sangat padat di sekitar berkas halkum.

Kamp mesofil adalah penjara di antara  selundang bebat pembuluh dan rataan daun. Siklus calvin rendah pada kloroplas selundang berkas pembuluh. Akan tetapi, siklus ini didahului maka itu masuknya CO2 ke dalam fusi organic dalam mesofil. Langkah pertama yaitu interpolasi CO2 plong fosfoenolpiruvat (PEP) bagi membentuk produk berkarbon-empat yaitu oksaloasetat. PEP adalah enzym pengikat CO2 pada pokok kayu C4 dan  tidak boleh mengikat O2, sehingga tidak terjadi sayembara antara CO2 dan O2.  CO2 yang sudah lalu terikat oleh PEP kemudian ditransfer ke rumah pasung-sel “bundle sheath” (sekawanan rumah pasung-pengasingan di sekeliling xylem dan phloem) dimana kemudian pengikatan dengan RuBP terjadi. Karena tingginya konsentasi CO2 plong tangsi-sel bundle sheath ini, maka O2 tidak mujur kesempatan buat bereaksi dengan RuBP, sehingga fotorespirasi habis mungil dan silam rendah, PEP memiliki daya berkas yang tinggi terhadap CO2, sehingga reaksi fotosintesis terhadap CO2 di bawah 100 m mol m-2 s-1 suntuk strata. Laju assimilasi tanaman C4 sahaja bertambah sedikit dengan meningkatnya CO2.

Tanaman dengan jalur C4 umumnya memiliki laju fotosintesis yang bertambah tinggi dibandingkan dengan tanaman C3, terutama dalam kesungguhan cahaya tinggi.

Pada tumbuhan C4 terjadi eskalasi efisiensi fotosintesis, factor utama penyebabnya adalah tidak adanya fotorespirasi (respirasi dalam cahaya) yang boleh diukur.  Fotorespirasi itu mengakibatkan hilangnya CO2 internal jaringan fotosintetik dan merupakan sumber terdepan pengeluaran CO2 makanya tanaman C3 dalam cahaya.

Tebu (Saccharum officinarum), jagung (Zea mays), sorgum, rumput Bermuda, rumput Prairie dan tumbuhan tertentu tak tidak menyambat karbon dioksida secara sekaligus. Sreg tumbuhan ini senyawa pertama yang terpelajar setelah jangka waktu pelaksanaan pernapasan yang sangat pendek, bukanlah senyawa 3C asam fosfogliserat (PGA), melainkan senyawa 4C asam oksaloasetat (OAA). Metode alternatif fiksasi karbonium dioksida lakukan fotosintesis ini disebut jalur Hatch-Slack. Tumbuhan yang menggunakan kempang ini disebut tumbuhan C4 atau tumbuhan 4 karbon. Tumbuhan dikotil yang termasuk kelompok pokok kayu C4 antara bukan sejumlah jenis gulma, bayam, pigweed.

Jalur fiksasi karbon dalam proses pernapasan tanaman C-4 kurang berbeda dengan sreg tanaman C-3. Fiksasi karbon tanaman C-4 sering disebut siklus Hatch and Slack karena yang menemukan jalur fiksasi ini yakni kedua akademikus tersebut. disebut laksana macam C-4 karena hasil pertama fotosintesis n domestik mesofil daun adalah molekul dengan 4 elemen C.

Baca :   Ciri Khas Eceng Gondok


B.)



Tanaman CAM (Crassulacean Acid Metabolism)

Tumbuhan CAM adalah tumbuhan yang dapat berubah seperti tumbuhan C3 bilamana pagi hari (temperatur rendah) dan boleh berubah seperti tumbuhan C4 pada siang musim dan malam hari. Tanaman CAM adalah tumbuhan yang stomatanya kuak pada malam waktu dan menyelimuti lega siang masa, memiliki lancar fotosintesis nan minus bila dibandingkan dengan pohon C3 dan C4.

Tumbuhan CAM, lega kelompok ini penambatan CO2 sama dengan sreg tanaman C4, semata-mata dilakukan pada malam hari dan dibentuk senyawa dengan gugus 4-C. Pada siang hari pada saat stomata privat situasi terlayang terjadi dekarboksilase senyawa C4 tersebut dan penambatan lagi CO2 melintasi kegiatan Rudp karboksilase. Jadi pokok kayu CAM mempunyai beberapa persamaan dengan kelompok C4 yaitu dengan adanya dua tingkat sistem penambatan CO2. Pada C4 terdapat pemecahan ira sedangkan pada CAM pemisahannya bertabiat sementara. Yang terjadwal golongan tumbuhan CAM yaituCrassulaceae, Cactaceae, Bromeliaceae, Liliaceae, Agaveceae, Ananas comosus, danOncidium lanceanum. Sejumlah tanaman CAM boleh beralih ke kolek C3 bila keadaan lingkungan lebih baik.

Bilang macam tanaman n kepunyaan sifat nan berlainan dengan rata-rata tumbuhan lainnya, merupakan tumbuhan ini membuka stomatanya puas malam hari dan menyelimuti pada siang hari. Kerumunan tanaman ini lazimnya yakni tumbuhan jenis sukulen yang merecup di negeri kering. Dengan menutupnya stomata pada siang tahun mendukung tanaman ini menghemat air, dapat mengurangi laju transpirasinya, sehingga bertambah congah beradaptasi pada daerah tandus tersebut. Selama malam periode, ketika stomata tumbuhan itu longo, tumbuhan ini cekut CO2 dan memasukkannya kedalam berbagai rupa cemberut organik. Cara fiksasi zat arang ini disebutmetabolisme bersut krasulase
,atau
crassulacean acid metabolisme (CAM).Dinamakan demikian karena metabolisme ini pertama kali ditemukan plong pokok kayu mulai sejak familia crassulaceae.

Jalur CAM serupa dengan sagur C4 dalam situasi karbondioksida terlebih dahulu dimasukkan kedalam campuran organik intermediet sebelum karbondioksida ini memasuki siklus Calvin. Perbedaannya ialah bahwa sreg tumbuhan C4, kedua langkah ini terjadi pada ruang yang terpisah. Langkah ini terpisahkan puas dua keberagaman rumah pasung. Pada pohon CAM, kedua langkah dipisahkan lakukan sementara. Fiksasi karbon terjadi sreg malam perian, dan siklus calvin berlangsung puas siang hari.

Tumbuhan CAM yaitu pokok kayu sukulen yang lega umumnya tidak n kepunyaan lapisan sel palisade nan teratur. Kurungan daun dan ranting merupakan bui mesofil karet busa. Terdapat sel bundle sheath tetapi rumah pasung tersebut lain banyak berbeda dengan rumah pasung mesofil. Sreg CAM, pembentukan asam malat puas lilin lebah hari, dibarengi dengan penguraian gula, konsentrat, atau polimer glukosa yang mirip dengan pati.

Tumbuhan CAM (Crassulation Acid Metabolisme) pada dasarnya adalah tumbuhan sukulen yaitu pokok kayu nan berdaun atau berbatang tebal yang bertranspirasi abnormal. Internal kondisi kering, stomatanya pada malam musim akan terbuka bakal mengabsorbsi CO2dan menutup plong siang musim untuk mengurangi transpirasi. Fiksasi CO2 pokok kayu CAM sama sebagai halnya pohon C4, hanya tetapi terjadinya puas malam musim dan energi yang dibutuhkan diperoleh dari glikolisis. Semata-mata dalam kondisi memadai teklok, banyak keberagaman CAM memungkiri fungsi stomata dan karboksilasi seperti mana tumbuhan C3. Pohon CAM (Crassulation Acid Metabolisme)  juga n kepunyaan metode fisiologis bagi mereduksi kekeringan air dan menghindari kekeringan.

Baca :   Toko Emas Ramayana Purwokerto

Proses respirasi tanaman CAM pada dasarnya merupakan kombinasi antara asimilasi tanaman C-3 dengan pernapasan pohon C-4. Tumbuhan CAM (Crassulacean Acid Metabolism) merupakan golongan tanaman nan memiliki daun yang berdaging. Karakteristik fisiologis tanaman CAM merupakan mealkukan pembukaan stomata pada malam periode bakal menekan adanya transpirasi nan berlebihan pada siang musim. Introduksi stomata pada malam hari berhasil lega musim difusi CO2 yang doang bisa dilakukan pada malam musim nan kembali berpengaruh terhadap fotosintesis yang dilakukan.

Sama dengan puas fiksasi karbon tumbuhan C-4, hasil pertama fotosintes konkret elemen dengan 4 atom karbon adalah asam oksaloasetat. Tidak sebagai halnya tanaman C-4 yang fiksasi karbonnya berlantas di dua tempat (mesofil dan sel bundle sheet), fiksasi karbon CAM berlantas di dua musim, siang dan lilin batik.

Pada lilin batik hari, pati pati diurai dalam fotosintesis (glikolisis) menjadi PEP. PEP yang terbentuk ini kemudian menangkap CO2 dari udara dan mengubah CO2 tersebut menjadi asam oksaloasetat yang memiliki 4 atom C. Oksaloasetat kemudian diubah menjadi malat dengan bantuan enzim malat dehidrogenase dan pereduksi NADH. Malat yang terbentuk kemudian disimpan internal bentuk asam malat di dalam vakuola. Dan pada siang perian, malat diangut keluar dari vakuloa untuk didekarboksilasi menjadi CO2 dan piruvat. Piruvat diubah menjadi ekstrak nan pada malam periode diubahn menjadi PEP. CO2 kemudian difiksasi oleh rubisco menjadi 3-PGA. 3-PGA yang nantinya masuk ke n domestik siklus calvin sama dengan pada C-3 da diubah menjadi gula.

Tanaman CAM n kepunyaan karakter mampu spirit pada hawa tinggi (35 hingga dengan 50 derajat) galibnya mileu sahara.Contoh tumbuhannya merupakan kaktus dan nanas n kepunyaan adaptasi respirasi yang berbeda dibandingkan pokok kayu enggak nan berdaun tipis.

Stomata nan menutup sreg siang perian mewujudkan tanaman berkecukupan menekan penguapan sehingga menghemat air, saja mencegah masuknya CO2. Saat stomata melenggong lega lilin batik musim, CO2 di sitoplasma sel-sel mesofil akan diikat oleh PEP (Phospo Eno Piruvat) dengan sambung tangan enzim PEP karboksilase CO2 difiksasi maka itu PEP sehingga terbentuk Asam Oksaloasetat.

Oksaloasetat ini kemudian diubah menjadi Asam malat yang mempunyai 4atom C (persis seperti tumbuhan C-4). Selanjutnya malat yang terbimbing disimpan dalam vakuola sel mesofil hingga pagi waktu.

Pada siang hari saat reaksi nur menyediakan ATP dan NADPH bakal siklus Calvin-Benson, Senderut Malat dipecah lagi menjadi CO2 dan Asam Piruvat yang seterusnya dijadikan PEP. Dengan terbentuknya CO2 maka masuklah CO2itu ke siklus Calvin-Benson di stroma kloroplas , molekul CO2 segera di fiksasi oleh RuBP menjadi PGA kemudian dijadikan Triosa dan jadilah produk Karbohidrat.

Baca :   Background Bunga Untuk Undangan

Sreg C4 terwalak pemisahan ira padahal pada CAM pemisahannya bersifat sementara.Termasuk golongan CAM adalah Crassulaceae, Cactaceae, Bromeliaceae, Liliaceae, Agaveceae, Ananas comosus, dan Oncidium lanceanum.

Sejumlah tanaman CAM bisa beralih ke jalur C3 bila hal mileu lebih baik. Beberapa tipe pokok kayu mempunyai sifat yang farik dengan umumnya tumbuhan lainnya, merupakan tumbuhan ini membuka stomatanya puas malam waktu dan menutupnya pada siang perian. Kerubungan tumbuhan ini umumnya adalah tumbuhan jenis sukulen yang merecup di provinsi tandus.

Tumbuhan  CAM yaitu pohon nan dapat berubah seperti tanaman C3 puas saat pagi hari (suhu invalid) dan bisa berubah seperti tumbuhan C4 pada siang waktu dan lilin lebah musim. Pohon CAM adalah tumbuhan yang menyingkapkan pada lilin lebah hari dan menutup puas siang hari, memiliki lampias asimilasi yang tekor bila dibandingkan dengan tanaman C3 dan C4.


Tanaman C3




(Daur Calvin)




Tumbuhan C4




(Daur Hatch-Slack)




Tanaman CAM




(Metabolisme Asam Crassulaceae)



·

Komoditas semula reduksi CO2(fiksasi CO2) adalah asam 3-fosfogliserat atau PGA.

·

Terdiri atas sekumpulan reaksi ilmu pisah yang berlangsung di n domestik stroma kloroplas yang bukan membutuhkan energi berasal cahaya mataharai secara serempak.

·

Sumber energi nan diperlukan berpangkal pecah fase kirana fotosintesis.

·

Memerlukan energi sebanyak 3 ATP.

·

PGAL nan dihasilkan dapat digunakan kerumahtanggaan kejadian yaitu sebagai bahan membangun komponen struktural sel, untuk pemeliharaan sel dan disimpan dalam rangka esensi.

·

Produk tadinya diskon CO2(fiksasi CO2) adalah asam oksaloasetat, malat, dan aspartat ( hasilnya berupa senderut-asam nan berkarbon C4).

·

Reaksinya berlanjut di mesofil daun, yang lebih lagi dahulu bereaksi dengan H2Udara murni membentuk HCO3 dengan bantuan enzim karbonik anhidrase.

·

Punya sengkeran seludang di samping mesofil.

·

Tiap molekul CO2 yang difiksasi memerlukan 2 ATP.

·

Tanaman c4 juga mengalami siklus calvin sama dengan budu tumbuhan C3 dengan uluran tangan enzim Rubisko

·

Punya daun yang cukup tebal sehingga lampias transpirasinya abnormal.

·

Stomatanya membuka puas malam waktu.

·

Konsentrat diuraikan melangkahi proses glikolisis dan takhlik PEP.

·

CO2 yang turut sesudah bereaksi dengan air seperti mana sreg tanaman C4difiksasi oleh PEP dan diubah menjadi malat.

·

Pada siang musim malat berdifusi secara pasif keluar berbunga vakuola dan mengalami dekarboksilasi.

·

Melakukan proses yang seperti pokok kayu C3 pada siang periode yaitu daur Calvin.

·

Mengamalkan proses yang sekelas dengan tanaman C4 sreg malam hari ialah daur Hatch – Slack.

Perbedaan C3 C4 Dan Cam

Source: https://zero-zeos.blogspot.com/2015/01/fisiologi-tumbuhan-perbedaan-tumbuhan.html

Check Also

Pasangan Celana Jeans Biru

Pasangan Celana Jeans Biru. Celana jeans spektakuler yakni keseleo suatufashion itemyang terkesan klasik, namun disukai …